Tiga Warga Turki Diciduk Polisi
* Diduga Menghipnotis

Kesambi, DenPost
Belakangan ini polisi banyak menerima laporan dari warga terutama mereka yang punya usaha, karena karyawan atau mereka yang berbelanja dihipnotis sehingga mau menyerahkan apa saja yang dibawa, termasuk uang dalam bentuk tabungan. Para korban mengaku bahwa pelakunya adalah orang berlogat Melayu atau orang asing yang berkulit agak kehitaman seperti orang Arab. Hal itu pula yang terjadi di OK Shop di Jl. WR Supratman No.148, Minggu (17/8) lalu.
Seorang karyawan, Dewi Aryastuti (19), tak sadar kalau uangnya diambil oleh dua orang asing seperti orang Arab. Kendati kerugiannya kecil, kasus tersebut tetap dilaporkan ke Polsek Dentim karena dua dari tiga pelaku begitu lihai menjalankan ilmunya untuk mendapatkan yang ditaruh di laci toko.
Beruntung, tak lama kemudian, pasukan Buser Polsek Dentim yang bekerja sama dengan Polsek KPPP Gilimanuk berhasil menangkap tiga orang asing yakni tersangka Gokhan Beozkurt (21), Celaletin Akdas (23) dan Farhan Armet (28), semuanya berasal dari Turki. Mereka diduga melakukan aksi hipnotis di Toko OK Shop di Denpasar.
Sebelum diserahkan ke Polsek Dentim, ketiganya sempat diamankan di Polda Bali untuk diinterogasi.
Informasi yang dihimpun DenPost, Senin (18/8) kemarin, pada Minggu lalu sekitar pukul 16.30 dua dari tiga orang asing masuk ke OK Shop di Jl. WR Supratman. Sore itu, mereka dilayani oleh penjaga toko, Dewi Aryastuti, karena kebetulan dia yang jaga saat itu. Dua orang masuk toko dan seorang lagi menunggu di dalam mobil.
Dua orang yang masuk tadi, pria yang badannya lebih besar pura-pura menanyakan HP, sedangkan yang berkulit seperti orang Arab (bodinya lebih kecil) mengeluarkan uang pecahan Rp 100.000 untuk ditukar menjadi pecahan Rp 50.000.
Lantaran tidak curiga dengan permintaan orang asing itu, Dewi melayani mereka, kemudian mengambil uang dalam laci sebanyak dua lembar pecahan Rp 50.000. Tapi dia heran begitu uang dikeluarkan, turis itu tidak jadi menukar uang dengan alasan dia minta uang pecahan Rp 50.000 yang lama. Tak lama kemudian, dia bersama temannya yang pura-pura menawar HP tadi bergegas kabur dengan menaiki mobil Xenia warna hijau nopol B 8819 YO.
Dewi yang tidak curiga membiarkan saja mereka pergi. Tapi setelah setelah orang asing tadi menjauh, Dewi baru sadar kalau dia baru saja kena hipnotis karena uang di dalam laci sebanyak Rp 400 ribu raib. Uang itu diduga digonbdol oleh turis asing tadi.
‘’Sebenarnya di laci itu ada uang Rp 1.050.000. Tapi diambil cuma Rp 400 ribu,’’ ujar seorang polisi, sore kemarin. Merasa dihipnotis, Dewi kemudian melaporkan kasusnya ke Polsek Dentim. Usai menerima laporan, Kanit Reskrim Iptu Agus Trisnadi berkoordinasi dengan Polsek KPPP Gilimanuk supaya mengamankan mobil Xenia B 8819 YO karena di dalamnya ada orang yang diduga melakukan hipnotis di Denpasar.
Malam itu juga, ketiga orang asing tadi dibekuk dan segera diamankan ke Mapolda Bali.
Tersangka Gokhan Beozkurt, Celaletin Akdas dan Farhan Armet, sore kemarin dijemput ke Mapolda Bali oleh petugas Polsek Dentim. Kapolsek Dentim, AKP Gede Arianta, saat dimintai konfirmasi, mengatakan memang benar ketiga turis asing itu diciduk. Tapi pihaknya masih perlu membuktikan apakah memang ketiga orang asing tadi yang terlibat pencurian dengan ilmu hipnotis. Selain itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan Polda Bali dan Polres Jembrana, karena laporannya tidak hanya di wilayah Dentim. (125)

kriminal lainnya

 

DenPost, Selasa, 19 Agustus 2008

 

KRIMINAL

BERITA KOTA

BADUNG

METRO BALI

CITRA BALI

OLAHRAGA

SENI & BUDAYA

NURANI

NUSA

 


Media Cetak

Bali Post

Bisnis Bali

Tokoh

Bali Travel News


Media Elektronik

Radio Kinijani

Radio Genta

Bali TV


index

 

www.denpost.net

home page-nya koran

DenPost